Day 2 di Seoul sebagai pemanasan akan kami mulai dengan jalan-jalan keliling Seoul, di jalan-jalan bagian pertama ini, selain naik kereta, hampir sebagian perjalanan juga kami tempuh dengan jalan kaki, Ayra sudah naik stroller, fasilitas publik semuanya ramah difabel dan orangtua dengan stroller, dan terakhir, karena dingin, jadi ga cape-cape amat…
O ya, di post sebelumnya tentang Akomodasi, saya jelasin dikit tentang pakai Google Maps buat prioritas atraksi tempat wisata, contoh di hari pertama ini untuk eksplorasi Seoul, titik awalnya adalah N-Seoul Tower, lalu dari situ kami googling dulu atraksi apa saja yang ada di Seoul, dari titik awal tersebut kami coba analisa dikit, ya ga perlu ribet-ribet amat lah, intinya cuma nentuin aja tempat mana yang duluan, dengan pertimbangan ada jalur kereta apa engga, lalu bis-nya mudah ga…
Di hari kedua eksplorasi Seoul berikut rute-nya : Ewha Woman’s University – N Seoul Tower – Distrik Myeongdong – Dongdaemun Design Plaza – Cheonggyecheon Stream, beserta 1 dari 8 gerbang kota bersejarah yang dulunya membentengi kota Seoul di zaman Kekaisaran Korea – Heunginjimun Gate
N Seoul Tower
Kami mulai penjelajahan dengan N-Seoul Tower, sebelumnya saya memang nyebut Ewha Women’s University, tapi ya apa daya, kita ga bisa masuk, karena lokasinya sudah ga memperbolehkan pengunjung dengan adanya potensi penularan nCov-19 (belum dikenal dengan COVID-19) dan saat itu juga belum jadi pandemi, jadi kami hanya jalan-jalan di sekitarnya saja.



Walaupun rute di Korsel cukup jelas, termasuk halte dan rute bis kota, ga ada salahnya kalau kita selalu tunjukkan tujuan ke supir bis, dan tanya apa bis ini benar lewat rute ke sana.
Langsung kami bertolak dari Ewha Woman’s University ke arah N-Seoul Tower, kami menggunakan Green Line no.2 ke arah Sinchon, lalu disambung dengan naik bis no. 402 dan turun di Halte Namsan Public Library atau di Huam Mineral Spring, kata supir bis-nya, mending di Public Library, karena halte yang sesudahnya agak susah, ya wis nurut, n akhirnya makasih ya Ahjussi… luar biasa kita dapet work out jalan sekitar 1.5 Km ke arah Cable Car station, mending klo datar, nanjak, lalu nurun, yah mayan lah…
Sebelum kita naik ke N-Seoul Tower, ada Namsan Park yang keren buat foto-foto, nah, ternyata untuk ke Cable Car station itu juga lumayan, walalupun turun, tetap aja jauh…🤣
N Seoul Tower, dibangun tahun 1971 sebagai menara pemancar gelombang radio dan juga menara observasi, sejarah lengkapnya bisa dilihat di Wikipedia.
Kami menggunakan pre-booked attraction dari Klook, hanya untuk tiket masuk saja, dan tidak termasuk Namsan Cable Car untuk naik ke tower-nya

Sebagai penutup, perjalanan ke N Seoul Tower kami ga lupa dengan membeli padlock buat dipasang di pohon dan pagar, buat lucu-lucuan aja dan ga ada maksud “naruh harapan” segala macam, dan ini videonya, dan ga lupa shalat, karena ga ada tempatnya, Alhamdulillah kami ketemu spot yang sepi dan cukup bersih


Sedikit ringkasan atraksi di N Seoul Tower
Distrik Myeongdong
Sore hari, dari N-Seoul Tower tujuan berikutnya adalah distrik Myeongdong, yang ramai dengan pusat jajanan dan pusat perbelanjaan, yang ngetop salah satunya ada toko LINE yang isinya tentu berbagai merchandise LINE.
Dongdaemun Design Plaza
Dongdaemun Design Plaza adalah tujuan kami berikutnya, ini merupakan landmark di Seoul dengan Plaza yang design yang spektakuler.
Cheonggyecheon Stream
Ga jauh dari Dongdaemun Design Plaza, kami melanjutkan perjalanan malam yang makin dingin ke arah Cheonggyecheon Stream, yang kata orang-orang bagusnya di pagi hari kalau misalnya mau jogging, ini sesuai namanya, ya aliran sungai yang membelah kota, tapi ya, namanya juga kita explorer…😋, mumpung dekat, ya kita lanjut.
Sambil berharap kapan Banjir Kanal yang ada di ibukota tercinta kita bisa sebagus dan sebersih ini…


Heunginjimun Gate
Inilah destinasi terakhir hari ke-2 eksplorasi Seoul part 1, ga jauh dari Cheonggyecheon Stream, ada 1 dari 8 gerbang kota yang merupakan bagian dari Dinding Kota Seoul yang membentengi kota Seoul pada zaman Kekaisaran Korea, kami tentu ga sempat nyoba kelilingi Seoul Fortress Wall ini dan ngunjungi ke-delapan gerbangnya, cukup satu ini yang terdekat, cukup membuat kami kagum
Di gerbang-gerbang ini, yang tersebar di beberapa titik di Seoul, masih ada upacara pergantian penjaga, sebagai salah satu atraksi turis, kalau beruntung, ke salah satu gate dan pas waktunya pergantian penjaga. Sebelum kami sampai ke N-Seoul tower, bus yang kami naiki melewati salah satu dari 8 gerbang lagi di tengah kota, tapi kami lupa namanya, dan kami sempat abadikan adanya momen pergantian penjaga secara kilat…😋
Hari sudah malam, kami memutuskan segera kembali ke apartemen, karena sudah semakin dingin, dan kami harus istirahat untuk melanjutkan eksplorasi Seoul part 2 besoknya.
Kami kembali ke apartemen dengan menggunakan kereta, awalnya kami gunakan Google Maps, dari arahan rute-nya, kami lanjutkan dengan peta Subway, menggunakan Green Line no.2, 1x transfer di Seongsu, dengan Line yang sama.


Ringkasan Biaya Perjalanan
| Pengeluaran | Jumlah | Total (KRW) | Total (IDR) |
|---|---|---|---|
| Tiket Kereta – all day | 6 | 6,000 | 72,000 |
| Bis Kota | 2 | 3,000 | 36,000 |
| Namsan Cable Car | 2 | 19,000 | 38,000 |
| GRAND TOTAL | 28,000 | 146,000 |
Sekian ringkasan perjalanan di Day 2 – Seoul Exploration part 1 – sampai ketemu di post berikutnya.























