Day 1 – Transit and Arrival – Korea Selatan


Kami sekeluarga menempuh perjalanan yang lumayan lama itungannya untuk negara sedekat Korea 😁, ya semua itu demi bisa jalan-jalan kemari sekeluarga dengan budget yang bisa dilihat di rangkuman Akomodasi.

Pada bagian ini kami akan membagikan sedikit detail penerbangan, transit di Malaysia, dan ketibaan kami di Korea Selatan.


Transit – KLIA2

Dalam post tentang akomodasi, kami terbang menggunakan AirAsia dan AirAsia X, dimana pada saat keberangkatan kami harus melewati layover selama kurang lebih 7 jam di KLIA2.

Kebayang ya, bawa anak 3 tahun, berangkat malam tiba di KLIA2 pukul 01.00 waktu setempat, walaupun dengan fasilitas fly-thru, transfer flight ga perlu clearance imigrasi, hanya perlu security check, cek paspor dan visa, selebihnya kami nunggu di transit hall.

Next flight adalah besok pagi sekitar pukul 07.20 waktu setempat, sehingga kami harus cari tempat istirahat selama 5-6 jam, di KLIA2 ada beberapa pilihan buat traveler untuk cari tempat menginap yang “layak” mulai dari capsule hotel, silakan dikunjungi di sini sampai memang ada transit hotel yang tidak perlu keluar dari area transit hall.

Karena pertimbangan internal 😁 kami putuskan istirahat barengan dengan para traveller lain di transit hall ini, agak repot karena putri kami tergolong anak yang susah tidur, bahkan di kesempatan ini dia ga tidur sampe kira-kira jam 2 waktu setempat, setelah dipaksa-paksa akhirnya bisa juga tidur dan istirahat seadanya di hall ini.

Pagi, azan subuh, karena transit di KLIA2, tidak sulit cari tempat sholat, hampir di setiap sudut bandara tersedia musholla yang layak dan kurang lebih sama seperti standar musholla di bandara di Indonesia.

Selesai shalat subuh, karena istirahat seadanya, ya maka beres-beres seadanya juga, paling ganti baju, sikat gigi, beli snack seperlunya, lalu segera ke departure hall untuk naik connecting flight ke Incheon – selanjutnya menikmati penerbangan selama 7 jam dari KL – Seoul, kami ga review banyak untuk suasana penerbangan, karena kondisi penerbangan kalau kelas ekonomi, apalagi low-budget airlines, hampir semua orang tahu lah ya, cuma mungkin bagi yang belum pernah terbang dengan AirAsia X, kabinnya lumayan lega, dengan konfigurasi seat 3-3-3, yang pasti ya tetap masih di bawah standar terbang maskapai-maskapai besar.

O ya, sekedar testimoni, penerbangan dari KLIA2 – ICN, sangat tepat waktu, sampai-sampai kita tiba di Incheon 10 menit lebih awal, semoga bisa jadi refleksi untuk penerbangan kita, karena terbang dari CGK-KUL, boro-boro bisa lebih awal, udah harusnya gate closed aja kita masih di departure hall.

Sebelum tiba, kita dikasih 3 form, Arrival Card, Travel Declaration, dan Health Quarantine, yg Heatlh Quarantine ga ngerti apa karena pas banget baru mulai menyebarnya nCOV-19 di episentrum China (belum jadi COVID-19), o ya, saat kami ada di perjalanan ini sebenarnya sudah mulai ada beberapa himbauan tentang adanya potensi penularan nCOV-19, tapi karena semua masih berpusat di episentrum China, maka di semua tempat belum ada pembatasan, lebih bersifat himbauan, dan semua orang masih beraktivitas normal, karena saat itu belum ditetapkan sebagai Pandemi.

Selama kami berlibur 10 hari di Korsel banyak keluarga dan teman yang agak-agak parno liat kami bepergian ke sana, tapi ya Alhamdulillah, sepertinya penyebaran belum terlalu masif, walaupun saat itu Korsel bukan episentrum, tapi tetap dengan adanya beberapa kasus positif di awal bulan Februari, membuat warganya lebih waspada, dan membuat sedikit was-was, tapi belum ada karantina, lockdown, ataupun travel ban, apapun itu kami hanya bisa mengucap Alhamdulillah bahwa kami bisa kembali ke Indonesia, Insha Allah tanpa gangguan apapun, dan kemudian keadaan segera berubah sangat drastis 1.5 bulan kemudian di Indonesia, dan di seluruh dunia.


Arrival – Incheon

Alhamdulillah, setelah 7 jam perjalanan, kami tiba di Incheon International Airport, yang pertama kami lakukan di sini adalah cari tempat shalat, cari tempat beli T-Money, lalu cari transportasi ke arah apartemen.

Detail aktivitas di hari pertama kedatangan ini kami ulas sedikit lebih detail di bagain Akomodasi, dari beli T-Money, perjalanan dari Incheon International Airport ke Seoul dengan AREX, dan bagaimana kami sampai di apartemen sewa kami di kawasan Gwangjin-Gu dengan kombinasi moda transportasi publik dalam kota seperti KRL.

Sedikit share gambar-gambar di Incheon, kami ga sempat capture bagian Arrival , tapi ini beberapa bagian di Departure, ada tempat shalat, itu ada di bagian Departure, kalau di Arrival, hanya ada multi-faith prayer room, dan sayangnya ga ada musholla.

Itulah ringkasan Day 1 kami, memang ga banyak yang bisa kami lakukan, cape boss, 7 jam transit, tidur seadanya, 7 jam terbang, dan sekitar 2 jam untuk sampai di apartemen, buat sebagian besar orang mungkin bakal bilang, ya DL 😋 , tapi buat kami capek fisik sih iya, tapi dalam hati, kami selalu bisa nikmatin… Alhamdulillah, dan semoga ini juga bisa menginspirasi kawan-kawan traveller yang mau bepergian dengan cara serupa.

Sampai ketemu di ulasan lainnya mengenai liburan kami di Korsel…😊


Tinggalkan komentar