#StayAtHome Entertainment


Kalau kita ingat, sejak 15 Maret 2020 lalu, berarti sekarang sekitar hampir 3 bulan, menghabiskan waktu lebih banyak di rumah, well ga semua orang bisa melakukan itu, karena berbagai alasan, tapi bagi kita yang bisa, dan ga terdampak, maka bersyukurlah, karena kawan-kawan lain yang ga bisa #stayathome juga sebenarnya bukan murni ndablek, tapi juga karena memang tuntutan hidupnya.

Saya bukan mau membahas stay at home atau tentang progress penanganan COVID-19, tapi mau berbagi sedikit bagi mereka yang penasaran tapi karena mungkin ga punya interest tentang gadget dan hal-hal yang sedikit teknis, tentang home entertainment sederhana, yang mungkin bisa sedikit ngurangin rasa bosan.

O ya, ini hanya review singkat, dan saya juga bukan gadget mania, maka review saya ga akan sebagus dan selengkap review orang-orang di channel youtube dan laman blog lainnya yang sangat detil menjelaskan spesifikasi teknis, saya ga mengharapkan ada debat atau diskusi panjang tentang gadget, kalau misalnya ada yang merasa review ini kurang tepat.


Android Tv Box

Gadget ini bisa digunakan untuk TV yang belum ada teknologi Smart TV, tapi at least sudah punya port HDMI, nah ingat ya, karena saya menyasar target pembaca yang mungkin bener-bener ga ngerti port HDMI itu apaan, karena mungkin jarang pakai komputer, atau memang kurang paham teknologi…, silakan dilihat ke belakang TV-nya, atau liat komputer di rumah untuk cari lubang port yang seperti ini, jangan ketukar sama port USB.

Android TV Box ini banyak tersedia di online store, coba aja cari dengan keyword “Android TV Box“, akan tersedia berbagai produk dengan berbagai range harga, dari IDR 200,000 – IDR 1,5jt, adapun brand-brand yang cukup populer antara lain MXQ-Series, TX-series, Mi-Box, dan berbagai brand lain.

Syarat utama penggunaaan Android TV Box adalah jelas seperti gadget lainnya, koneksi wi-fi.

Saya sempat pakai merk yang harganya IDR 200,000an, short review dari produk ini, produknya sebenarnya ga jelek-jelek amat, sudah bisa cuma sekedar buka Netflix, YouTube, IPTV, tapi kerasa banget OS-nya agak abal-abal, kalau nyoba install aplikasi dari Google PlayStore, sering ga compatible dengan device-nya.

Mungkin pas dapat yang jelek aja, satu “cacat” yang saya temukan saat itu adalah, kalau sudah dimatikan agak lama, ga bisa dinyalain lagi, jadi harus cabut kabel dan restart device, sejak itu saya putuskan ga pernah matikan device, TV-nya aja, akhirnya sekitar 8 bulan kemudian alatnya nge-hang, cabut kabel, dan ga pernah bisa nyala lagi…🤣


Android Mi Box S

Setelah Android TV Box yang saya pakai rusak, saya agak galau mau cari pengganti Android TV Box, mau beli yang sama, atau mahalan dikit, tapi ragu-ragu, nanti dapatnya sama lagi modelnya, karena kalau lihat spesifikasi teknis, hampir sama semua.

Android Mi Box S sebenarnya sudah muncul sejak dari awal saya cari device ini, cuma harganya bikin saya agak malas melirik pada awalnya, di online store kisarannya dari IDR 690,000 – 770,000, tapi mumpung memang lagi ada rejeki, saya pilih 1 online store dengan reputasi yang baguus dan jumlah transaksi yang sudah banyak dengan review yang cukup bagus, saya putuskan investasi sedikit lah, demi optimalnya, home entertainment, pertimbangan lainnya, toh selama beberapa bulan ini saya sudah irit bensin kok dengan gak ke kantor 😆


Ulasan Produk

Nah, sekarang kita langsung ke review produk ya, ini review singkat produk Mi Box S Android TV Box.

1. Fisik (Device dan Remote)

Tampilannya sangat sederhana, dimensinya juga kecil banget cuma 9 cm x 9 cm, di bagian belakangnya juga hanya ada LED indikator power, HDMI, USB port, dan Power.

Remote Control yang disediakan jug unik, mengingatkan saya pada remote control Samsung SmartTV yang tombolnya sangat minimalis, hanya ada keypad navigator, tombol netflix, back, home, volume up and down, power, serta mic untuk Google Assistant

Ini adalah tampilan homescreen dengan tampilan aplikasi yang sudah terinstall.

Spesifikasi teknis Mi Box S,

  • Output Resolution: 4K (3840 x 2160)
  • CPU: Cortex-A53 Quad-core 64bit
  • GPU: Mali-450
  • RAM: 2GB DDR3
  • Storage: 8GB eMMC
  • Operating System: Android TV
  • Wi-Fi: 802.11a/b/g/n/ac 2.4GHz/5GHz
  • Bluetooth: 4.1

Apa saja yang bisa saya lakukan dengan Mi Box S Android TV Box ini?, simak beberapa hal di bawah ini,

1. Online Streaming (Netflix, Youtube, Youtube KIDS, IPTV Player)
2. Screen Mirroring iOS dan Android dengan APlikasi AIRSCREEN
3. MEDIA Cast Dari Ponsel
4. Voice CONTROL Google Assistant DAN ANDROID REMOTE

Seperti saya sebutkan di atas, sebenarnya kalau hanya untuk streaming Neflix, Youtube, dan IPTV Player, maka Android TV Box yang harganya IDR 200,000an juga sudah cukup, tapi menggunakan Mi Box S yang harganya IDR 730,000 ini, abagi saya pribadi memberikan kepuasan batin, karena kerasa perbedaan kualitas baik hardware, OS, aplikasi, dan pengoperasiannya.

Saya merasakan kepuasan lebih untuk pengoperasian Android Mi Box S dari sisi tampilan OS dan ketersediaan aplikasinya, Mi Box S pada saat digunakan masih default menggunakan Android 8.0, tapi begitu dinyalakan pertama kali langsung suggest otomatis untuk upgrade ke Android 9.0, OS yang dipakai di Mi Box S ini mirip dengan dengan WebOS di Smart TV LG saya, dan menurut saya, standarnya harusnya kurang lebih sama dengan Android TV.

Kalau bingung Smart TV dengan Android TV, bandingkan sama Smartphone, kalau bicara Smartphone, maka OS-nya pakai iOS atau Android, jadi ya sama aja, kalau Smart TV, maka OS-nya pakai WebOS (LG), TizenOS (Samsung), dan Android (Smart TV lain), nah di bawah ini saya akan kasih perbandingan kepuasannya, dari nilai 1-3 – o ya, ini penilaian pribadi saya terhadap Android TV Box yang saya pernah pakai ya, yang rusak…

PerbandinganAndroid Tv Box (Yang pernah saya Pakai)Mi Box S
Device dan Remote Control13
Spesifikasi Teknis13
Operating System (OS)13
Ketersediaan Aplikasi22
Kompatibilitas Aplikasi13
Pengoperasian23
Fitur Hardware (SD Card, USB Port)12
Fiture Software (Voice Control, Device Cast, Bluetooth)03
Harga33
TOTAL Penilaian Pribadi1225

Kok harganya bisa sama 3? ya karena secara pribadi, walaupun beda harga IDR 500,000, jadi ga terlalu terasa kalau kepuasannya maksimal 🤣, kepuasan itu relatif.

Lalu sarannya mending pilih mana? balik tergantung kepuasan anda diukur dengan apa? kalau puas dengan yang penting sudah bisa streaming Netflix, YouTube, maka produk-produk kaya MXQ-Series, TX-Series sudah cukup, tapi saya pribadi akhirnya memilih Mi Box S, karena saya berpikir ga ada salahnya beli yang lebih mahal sedikit, cuma dengan anggapan sederhana, ada harga ada rupa dan kualitas, dan sampai saat ini si saya puas dengan apa yang saya dapat.

OK lah, semoga penjelasannya cukup sederhana cukup menginspirasi buat memilih mau pakai apa buat meng-upgrade TV anda yang ada di rumah untuk mengoptimalkan entertainment.

Tinggalkan komentar